Sebanyak 446 siswa dari kelas I hingga kelas V berkompetisi dalam ajang Discovery of Champions oleh Ruangguru. Ajang ini menjadi panggung bagi para siswa untuk mengasah kecerdasan kognitif.
Berbeda dengan format digital yang biasa melekat pada citra Ruangguru, lomba kali ini terlaksana melalui Paper Based Test. Para siswa ditantang untuk tetap fokus dan teliti dalam mengisi jawaban di lembar kertas dalam durasi waktu yang cukup ketat, yakni 60 menit.
Petakan Potensi Kognitif Siswa
Dalam lomba ini, para peserta tidak hanya diuji secara akademis konvensional. Lomba ini terancang untuk memetakan potensi kognitif siswa melalui empat kategori utama, yaitu:
- Arithmetic: Ketepatan dalam operasi hitung.
- Numeric-Logic: Penalaran logika melalui angka.
- Spatial: Visualisasi bentuk dan ruang.
- Memory: Kekuatan daya ingat dan fokus.
Untuk memastikan kompetisi berjalan tertib namun tetap nyaman bagi siswa, setiap ruang ujian dijaga oleh kolaborasi antara Panitia Ruangguru bersama Guru Kelas masing-masing. Panitia membagi pelaksanaan di SDMM menjadi tiga sesi guna memastikan kondisi pengerjaan tetap kondusif:
- Sesi 1 (08.10 – 09.20 WIB): Diikuti oleh siswa kelas IV dan V.
- Sesi 2 (09.30 – 10.30 WIB): Diikuti oleh siswa kelas II dan III.
- Sesi 3 (10.30 – 11.30 WIB): Diikuti oleh siswa kelas I.
Bagi banyak siswa, format lomba seperti ini merupakan pengalaman baru yang memberikan tantangan tersendiri. Keisya Lasira Al Fattah, siswi kelas III Sakura, membagikan pengalamannya setelah menyelesaikan soal.
“Ini adalah pengalaman pertamaku mengikuti lomba dengan tipe seperti ini. Menurutku yang paling susah adalah Numeric Logic soalnya aku kekurangan waktu pas ngerjakan. Kalau yang paling aku suka itu pas bagian Arithmetic” ungkap Keisya dengan antusias.
Persiangan Ketat
Persaingan di tiap jenjang mulai dari Lower Level (Kelas I-II), Middle Level (Kelas III-IV), hingga Upper Level (Kelas V-VI) terbilang sangat ketat.
Dari total ratusan peserta, nantinya hanya akan diambil 6 pemenang dari masing-masing level yang berhak melaju ke babak berikutnya. Semangat kompetitif terlihat jelas di wajah para siswa saat mereka berusaha menyelesaikan soal-soal.
Pihak sekolah berharap ajang ini dapat menjadi jembatan bagi siswa untuk lebih berani menghadapi kompetisi tingkat nasional dan terus mengasah kemampuan logika mereka di luar jam pelajaran kelas.
“Kegiatan ini sangat positif untuk memetakan potensi kognitif siswa sejak dini. Kami berharap melalui empat kategori yang dilombakan, siswa semakin terbiasa berpikir kritis dan sistematis” ujar koordinator Bina Prestasi di SDMM, Rudi Purnawan.
Dengan berakhirnya sesi ketiga pada pukul 11.30 WIB, seluruh rangkaian Discovery of Champions di SDMM resmi berakhir.
Kini, para siswa menanti dengan antusias hasil pengumuman untuk mengetahui siapa saja 18 perwakilan sekolah yang akan berjuang di tingkat selanjutnya.


Tinggalkan Balasan