Hafizah Aulia Nur Darmawan menggoreng sendiri telur dadarnya. (Diyah/PWMU.CO)

PWMU.CO – Siang itu, Rabu (3/10/18) usai kegiatan makan siang bersama, ruang makan SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) Gresik masih dipenuhi beberapa siswa dan guru.

Tampak beberapa bahan dan peralatan memasak di sana, seperti kompor, wajan, sutil, mangkok, sendok, garpu, telor, wortel, seledri, bawang pre, parutan keju, dan garam. Anak-anak pun tampak antusias dan tak sabar ingin memulai kegiatan life skill(keterampilan hidup) mereka hari itu.

Koordinator life skill kelas III Nurul Mahmudiyah SPd mengatakan, keterampilan dan kemandirian menjadi aspek penting yang menjadi tujuan terselenggaranya pendidikan pada sebuah sekolah. “Salah satunya ya bisa melalui pembelajaran memasak sederhana seperti yang dilakukan siswa kelas III ini,” ujarnya.

Praktik memasak makanan sehat ini diakuinya menjadi salah satu langkah untuk mengenalkan cara pemilihan bahan baku makanan hingga penyajian yang simpel dan mudah. Apalagi anak-anak sekolah kerap dihadapkan pada makanan-makanan instan.

Diah—sapaannya—sengaja menambahkan wortel yang dipotong kecil-kecil dan parutan keju pada telur ayam dadar. “Wortel itu khususnya untuk siswa yang tidak suka makan sayur supaya mau mencoba,” ungkapnya.

Awalnya, anak-anak berlatih memecahkan telur sendiri-sendiri, kemudian menambahkan sayur dan bumbunya.

‘Abidah Kaysah Al Barkah menambahkan wortel, seledri, bawang pre, serta garam ke telur yang telah dipecahkannya dalam mangkok. (Diah/PWMU.CO)

“Seperti orang jualan ya!” ujar ‘Abidah Kaysah Al Barkah, siswa kelas III Kalimantan. Mereka mengaduk telor dan menggorengnya sendiri.

Hal yang membuat anak-anak takut, lanjut Diyah, adalah terkena wajan yang panas. “Jangan takut, biar besok kalau besar pandai masak,” tuturnya kepada siswa.

Sedangkan hal yang paling ditunggu anak-anak adalah merasakan telur dadar sehat yang mereka masak sendiri.
“Hem… enak loh,” ujar Afkarina Zahra Maghrieby siswa kelas III Jawa.

“Agak asin!” teriak Tsania Putri Avicenna El Habeeb siswa kelas III Sumatera, sesaat setelah mencicipi telor dadar buatannya.

Diah berharap anak-anak bisa membantu orangtua di rumah untuk kegiatan yang sederhana. “Ya bisa juga sebagai keterampilan dasar mereka nanti jika sudah besar,” ujarnya. (Vita)

 

sumber : https://pwmu.co/75931/10/05/telor-dadar-ala-chef-cilik-sdmm-ini-sehat-simpel-dan-mudah/

Leave a reply "Telor Dadar ala Chef Cilik SDMM Ini Sehat, Simpel, dan Mudah"

Your email address will not be published. Required fields are marked *