Tampak tiga siswa berdiri bertugas memimpin murajaah surat pendek dan membacakan terjemah dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. (Ria Pusvita Sari/PWMU.CO)

PWMU.CO – Pembelajaran adab bertamu siswa SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) Gresik tak hanya diterapkan di sekolah, tapi juga di rumah siswa. Salah satunya melalui kegiatan Silaturahmi Antar-Teman (Siraman) siswa kelas V yang digelar setiap Sabtu pekan pertama.

“Ternyata gak sekadar kunjungan ya Ustadzah, tapi diterapkan adab-adabnya juga,” ungkap Dian Amalia, ibunda Muhammad Ardan Athaya Arief, di sela kegiatan Siraman kedua di rumahnya, Jalan Belitung 3 Nomor 1 GKB Gresik, Sabtu (7/9/19).

Ia mengaku senang melihat anak-anak rapi menata sandal, tertib masuk rumah, bersalaman dengan tuan rumah, dan sopan berkata-kata. Siraman pertama Tahun Pelajaran 2019-2020 telah dilaksanakan di rumah M Nabil Abiy Irfan, Jalan Opal Pondok Permata Suci (PPS), Manyar, Gresik, Sabtu (3/8/19).

Tak hanya mempraktikkan adab bertamu, Guru Kelas V Thariq bin Ziyad Pradita Eka Putri SPd menjelaskan, Siraman juga mengajarkan siswa mengelola sebuah acara, mulai persiapan hingga pelaksanaan. “Sebelum hari pelaksanaan Siraman, siswa yang bertugas telah mempersiapkan diri sesuai tugas masing-masing,” ujar Puput, sapaan Pradita Eka Putri.

Siraman di rumah
M Nabil Abiy Irfan

Siraman di rumah
M Ardan Athaya Arief

Dua siswa sebagai Master of Ceremony (MC) harus menyiapkan susunan acara. Tiga siswa pembaca Alquran juga harus berlatih membaca tartil, terjemah Bahasa Indonesia, dan terjemah Bahasa Inggris. Dua pasang siswa yang lain juga harus menyiapkan permainan menarik untuk teman-temannya. Bahkan, siswa yang menjadi tuan rumah juga bertugas menyampaikan kultumnya.

Yang tak kalah menarik dan membuat Siraman ini berbeda, kata Puput, semua acara dibawakan dengan Bahasa Inggris mulai awal hingga akhir. Hal ini karena kelas V Thariq bin Ziyad termasuk International Class Program (ICP). “Harapannya supaya anak-anak tahu dan terbiasa dengan bahasa Inggris,” ungkapnya.

Siraman kali ini dipimpin oleh dua MC cilik yaitu Keisya Maritza Surya Agama dan Aysha Rania. Sementara itu M Khalifi Qushoyi Fathamdi memimpin murajaah surat pendek, Fauzan Rosyidi membacakan terjemah bahasa Indonesia, dan Akmal Hanif Ahza membacakan terjemah bahasa Inggris. Tuan rumah, M Ardan Athaya Arief bertugas menyampaikan kultum. Sedangkan pasangan Rayhana Nafisa-Alya Putri Rifqah memimpin permainan Word Estafet dan pasangan Ananda Azkaa Bagas Pratama-Firos Adam memimpin permainan Sarong Estafet.

Puput menambahkan, Siraman ini juga untuk mengakrabkan orangtua dengan siswa dan guru. “Keakraban sangat terasa saat Siraman itu,” kesannya. (*)

Kontributor Ria Pusvita Sari. Editor Mohammad Nurfatoni.

Salah satu game “Sarong Estafet” dalam kegiatan Siraman. (Ria Pusvita Sari/PWMU.CO)

Sumber: https://pwmu.co/108506/09/07/siraman-sdmm-dari-praktik-adab-bertamu-hingga-mengelola-acara-dengan-berbahasa-inggris/

Leave a reply "Siraman SDMM: Dari Praktik Adab Bertamu hingga Mengelola Acara dengan Berbahasa Inggris"

Your email address will not be published. Required fields are marked *