Suasana Family Gathering SDMM di Hall Nawang Wulang Hotel Purnama, Batu. (Sugeng/PWMU.CO)

PWMU.CO – Keberhasilan SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) Gresik dalam mencapai visi misi tidak lepas dari kebersamaan yang selama ini dibangun. Hal ini disampaikan Wakil Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Perumahan Pongangan Indah (PPI) Mardada dalam Family Gathering di Hotel Purnama, Batu, Sabtu (1/9/2018).

“Keberhasilan SDMM tampak dalam tema yang kita usung kali ini yaitu Membangun Kebersamaan dalam Pengabdian, yang dilandaskan dari team work yang kuat dari guru dan pegawai, juga Majelis Dikdasmen PRM PPI,” tuturnya.

Dia menyebutkan, kebahagiaan hari ini salah satunya adalah keluarga SDMM semakin besar, terbukti jumlah rombongan yang semakin bertambah.

“Selain adanya guru dan pegawai baru, putra-putri yang bertambah juga menjadi penyebab besarnya keluarga kita. Tidak hanya guru dan pegawai di sekolah, tim katering juga tidak bisa dilepaskan dari kegiatan belajar mengajar di SDMM,” ujarnya.

Mardada berharap, SDMM semakin besar dan berkembang sehingga bisa memberikan manfaat untuk keluarga dan masyarakat sekitar.

“Semoga kita dimudahkan ke depan dalam mencapai tujuan kita bersama. Kami mohon maaf jika ada hal yang kurang pas dalam mengawal SDMM selama ini, tetapi itu semata-mata untuk kebaikan kita bersama,” pesannya.

Mardada menyampaikan sambutan dalam Family Gathering SDMM. (Tari/PWMU.CO)

Senada dengan itu, Penasehat PRM PPI Suprapto Achyar menegaskan kebersamaan adalah kunci keberadaan SDMM dari awal berdiri hingga kini.

“Tahun 2003 lalu, kebersamaan bapak-bapak Majelis yang saat itu masih menjadi karyawan Petrokimia, ingin mendirikan lembaga pendidikan, melangkahkan kaki dari pintu ke pintu mencari dana dan juga siswa. Saat itu ada yang bertanya “Dapat ta, 72 murid itu?” Saya jawab, “Kita ini ngaji, kalau Allah memberi 10 siswa, sekolah ini tetap buka. Selanjutnya kita akan nangis lagi, minta sama Allah,” tegasnya.

Baginya, Allah meridhai kondisi SDMM yang sekarang ini, harus tetap disyukuri apapun kelebihan dan kekurangannya.

“Plus minus semua harus kita kembalikan kepada Allah, tergantung bagaimana kita menyikapinya. Anggaplah semua itu ujian, insyaallah enteng. Prestasi-prestasi yang kita peroleh, semua ini alhamdulillah, tetapi maknai itu ujian Allah. Jangan terlalu duniawi,” ungkap Prapto, sapaannya.

Dia mengingatkan seluruh guru dan pegawai untuk selalu mendengungkan ikhlas dalam mengabdi.

“Bermatematikalah menggunakan matematika Allah. Jangan ngresulo.
Tolong semuanya kembali Allahu shamad, Allah tempat bergantung,” harapnya.

Sementara itu, Kepala SDMM Ahmad Faizun menyampaikan terima kasih atas keikutsertaan Majelis Dikdasmen dalam kegiatan ini.

“Bapak-bapak Majelis ini memang luar biasa. Mungkin bagi yang lain, lebih baik istirahat di rumah. Tetapi tidak untuk Pak Prapto, Pak Mardada Pak Hermin, Pak Sugeng, Pak Imam, dan Pak Wiyanto. Mereka menyempatkan ke sini karena ingin ketemu guru dan pegawai,” ucapnya menyebut satu per satu anggota Majelis Dikdasmen PRM PPI Gresik.

Dia menjelaskan, tidak ada beda fasilitas selama Family Gathering antara guru dan pegawai yang satu dengan yang lain.

“Semua mendapat hak yang sama sesuai jumlah anggota keluarga. Jatah konsumsinya sama, tempat tidurnya juga sama. Tiga bis itu jika semuanya ikut, sudah tidak muat. Ada yang cuti melahirkan, ada yang PPG, dan ada yang putranya sakit, sehingga berhalangan ikut,” jelas Faiz, panggilan akrabnya.

Family Gathering ini akan diselenggarakan selama dua hari ke depan, 1-2 September 2018. (Ria Eka Lestari)

Leave a reply "Pesan Menggunakan Matematika Allah dalam Family Gathering SDMM"

Your email address will not be published. Required fields are marked *