Kayla Mumtazah Mudzakkir dengan piala bertingkatnya. (Tari for PWMU.CO)

 

PWMU.CO – Eksperimen IPA sederhana yang dilakukan di rumah tiap hari oleh Kayla Mumtazah Mudzakkir berbuah manis.

Dalam Olimpiade IPA (Olipa) V yang diadakan oleh Klinik Sains, di Kampus Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG), Ahad (5/5/19) pekan lalu, siswi SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) Gresik ini berhasil menjadi juara I kategori kelas rendah (kelas I-III).

“Karena finalnya eksperimen, jadi tiap hari mencoba eksperimen sederhana di rumah. Juga berlatih pemahaman konsep untuk menghadapi soal CRI di final,” ungkap Ria Eka Lestari, ibunda Kayla kepada PWMU.CO, Sabtu (11/5/19).

Tari, sapaannya, menjelaskan pada grand final kali ini, sebelum finalis melakukan eksperimen terlebih dahulu mengerjakan soal dengan metode contextual response index (CRI). “Lalu uji eksperimen kelas rendah dengan tema klasifikasi makhluk hidup,” ujar Tari yang juga Guru IPA SDMM itu.

Sementara itu, Kayla mengungkapkan bagaimana perjuangannya di grand final. Dia merasa kebingungan tentang perkembangbiakan dari cacing dan ikan pari. Kayla juga bercerita betapa capeknya setelah selesai mengerjakan soal.

“Habis final itu aku duduk paling belakang karena aku capek nulis terus soalnya jawabannya panjang-panjang. Yang bikin panjang itu alasannya tapi aku yakin sudah betul,” ujar siswi kelas III International Class Program (ICP) SDMM ini.

Saat pengumuman dia pun mengaku berdebar-debar hatinya karena namanya tidak dipanggil-panggil. Ternyata namanya dipanggil paling terakhir membawa berkah bagi dirinya.

“Aku senang sekali dapat piala bertingkat dua. Hadiahnya juga banyak sampai aku gak bisa bawanya,” ujar penghobi main biola ini dengan mata berbinar.

Hadiah yang dibawa pulang selain pengalaman berharga juga piala, alat tulis, gambar karikatur dirinya, gantungan kunci, dan buket snack.

Di grand final Kayla berkompetisi dengan delapan finalis kategori kelas rendah. Dia masuk final setelah mengungguli peserta lain di babak penyisihan Rayon Tengah yang meliputi Kecamatan Gresik, Kebomas, Manyar, dan Duduksampeyan, pada Ahad (7/4/19).

Dua rayon lainnya adalah Rayon Utara (Kecamatan Panceng, Ujungpangkah, Sidayu, Dukun, Bungah) dan Rayon Selatan (Cerme, Menganti, Driyorejo, Kedamean, Wringinanom, Benjeng, Balongpanggang).

Dalam grand final kali ini, Klinik Sains milik Pimpinan Daerah Nasiatul Aisyiyah Gresik ini menghadirkan dua juri UMG, yaitu Nataria Wahyuning Subayani MPd dari Program Studi PGSD FKIP dan Ali Yusa MT dari dari Fakultas Teknik Perkapalan. (Siti Mariyanti)

 

Sumber: https://pwmu.co/96150/05/12/eksperimennya-tiap-harinya-berbuah-manis-siswa-sdmm-ini-raih-juara-i-olimpiade-ipa/

Leave a reply "Eksperimen tiap Harinya Berbuah Manis, Siswa SDMM Ini Raih Juara I Olimpiade IPA"

Your email address will not be published. Required fields are marked *